Selamat datang di KPKNL Jember, melayani dengan SENYUM, SEnang, NYaman, Unggul dan Memuaskan

Statistik Kunjungan

Hubungi KPKNL Jember

Telp : 0331-428758, 428760
Fax : 0331-428760
Email : kpknljember.djkn@gmail.com / kpknljember.bmn@gmail.com
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Berbagi Informasi

Berbagi Informasi
klik gambar, utk kirim berita

klik untuk menuju Facebook - KPKNL Jember

Pengadaan Barang dan Jasa

Berita Terkini

Berita Ekonomi

Berita Teknologi Informasi

Jumat, 09 Desember 2011

PostHeaderIcon Rakernas DJKN Tahun 2011

sumber : www.djkn.depkeu.go.id

Pembukaan Rakernas DJKN Tahun 2011 : "Jaga Aset Negara dengan Konsisten, Transparan dan Akuntabel"

Menteri Keuangan memberikan arahan kepada seluruh peserta Rakernas DJKN 2011

Jakarta – Menteri Keuangan Agus Martowardojo secara resmi membuka acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Senin (5/12) di Aula Mezzanie Gedung Juanda I Kementerian Keuangan, Jakarta.

Acara yang digelar pada 5-7 Desember 2011 ini mengambil tema ”Dengan Nilai-Nilai Kementerian Keuangan, Kita Tingkatkan Kinerja Melalui Perbaikan Kualitas Perencanaan dan Kinerja Yang Optimal” dan diikuti oleh 121 peserta yang terdiri dari para direktur, tenaga pengkaji kantor pusat DJKN, seluruh kepala kantor wilayah dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di seluruh Indonesia.

Menteri Keuangan, dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan Rakernas DJKN 2011 ini merupakan upaya untuk meyakini nilai-nilai Kemenkeu yang merupakan transformasi dari nilai-nilai yang sudah ada sebelumnya. Pesan tentang pentingnya nilai-nilai ini sebagai pedoman dalam menjalankan tugas tidak hanya pada level atas tapi juga harus diteruskan hingga level terbawah. Tunjukan kuatnya nilai-nilai integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan dan kesempurnaan dalam menjalankan tugas sehari-hari secara konsisten,” ujarnya.

DJKN sebagai satu-satunya organisasi pengelola kekayaan negara agar dapat mengelola aset negara dengan lebih baik, konsisten, transparan, dan akuntabel, sehingga kekayaan negara dapat benar-benar dimanfaatkan. “Saya harap DJKN agar bertanggung jawab dan memiliki ownership dan partisipatif dalam strategic asset management, sehingga memberikan hasil yang optimal atas pengelolaan kekayaan negara,” tegasnya.

Selain itu, pemimpin harus memberikan teladan kepada bawahan dan harus bekerja dengan “hati”. Sebagai aset manager dan pengelola dari Rp1.338,71 triliun aset, lanjutnya, tentunya DJKN memahami benar bagaimana seharusnya menyusun langkah-langkah strategis di bidang pengelolaan kekayaan negara secara cermat, konsisten dan berkesinambungan. Menkeu juga menegaskan bahwa DJKN harus mewujudkan peranan aset negara sebagai indikator penting dalam pelaksanaan anggaran yang efisien, efektif dan optimal serta meminta agar DJKN terus bersinergi dengan unit eselon I lainnya di Kemenkeu untuk mewujudkan hal tersebut.

Mengenai penertiban aset berupa 3T (tertib fisik, tertib administrasi, dan tertib hukum), pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri ini berharap agar program ini terus dijalankan, termasuk mulai menata upaya-upaya identifikasi aset yang belum bersertifikat dan bekerjasama dengan kementerian/lembaga serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar terus ditingkatkan. Di bidang Kekayaan Negara Dipisahkan (KND), Ia menegaskan agar dalam pengelolaan KND baik dalam rangka Penyertaan Modal Negara (PMN) maupun privatisasi BMN harus disertai dengan kajian yang kredibel dan akuntabel dan harus mengacu pada best practice yang berlaku, sehingga setiap keputusan yang diambil tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. Pengambilan keputusan harus dilaksanakan dengan “prudent, sehingga semua aspek sudah diperhitungkan baik dari aspek hukum, aspek keuangan , dan aspek reputasi.

Terkait Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-Lain (PN dan KNL), penagihan piutang negara termasuk eks Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dan penyelesaian aset Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), harus diyakini dapat diselesaikan dengan proses yang tidak terlalu lama, sehingga menjadi pengelola kekayaan negara yang akuntabel dan institusi yang dapat dipercaya sesuai visi organisasi yakni menjadi pengelolan kekayaan negara, piutang negara, dan lelang yang profesional dan bertanggung jawab untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Ia meminta hendaknya piutang negara diurus dengan optimal dengan menggunakan kewenangan yang ada, termasuk kewenangan untuk menjalankansandera dan gijzelling, dan diumumkannya melalui media terhadap debitor-debitor tertentu yang dinilai memenuhi syarat.Di sini, penegakan hukum penting! Tidak cukup menjalankan tugas dengan bussines as usual agar mencapai hasil yang lebih baik,” tegasnya di depan semua peserta Rakernas.

Di bidang lelang, hendaknya ditingkatkan kerja sama dengan Kementerian /Lembaga dan stakeholders lainnya untuk optimalisasi hasil lelang. Sedangkan terkait penilaian, Menkeu berharap agar RUU Penilaian dapat segera diselesaikan. Mengakhiri sambutannya, Menkeu berpesan agar dalam menjalankan tugas dan fungsi DJKN, hendaknya optimalkan kerja sama dengan Kementerian BUMN, responsif dalam berfikir, tunjukan bahasa tubuh positif agar menjadi suatu sinergi dalam satu tim dengan berkeyakinan “ berhasil karena kita berjuang untuk rakyat”.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Kekayaan Negara melaporkan bahwa agenda Rakernas ini meliputi internalisasi dan eksplorasi nilai-nilai Kementerian Keuangan, evaluasi terhadap pelaksanaan tugas melalui penyusunan rencana kerja di bidang pengelolaan kekayaan negara, pengurusan piutang negara dan pelayanan lelang, pembahasan permasalahan yang menghambat pelaksanaan tugas, yang dilanjutkan dengan evaluasi kinerja/kontrak kinerja tahun 2011 serta diakhiri dengan penetapan target tahun 2012.

Selain itu, Dirjen Kekayaan Negara juga melaporkan mengenai capaian kinerja terkait pengelolaan BMN, pengelolaan KND, Kekayaan Negara Lain-Lain, penilaian, pengurusan piutang negara, dan pelayanan lelang. Ia berharap Rakernas DJKN 2011 ini dapat menghasilkan kebijakan dan strategi yang implementatif, pemecahan masalah yang bersifat solutif serta perencanaan kinerja yang lebih baik. Selain itu, diharapkan juga adanya kesatuan tekad untuk mengimplementasikan Nilai-nilai Kementerian Keuangan, yaitu integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan, dan kesempurnaan. Sesuai pembukaan oleh Menkeu, Rakernas dilanjutkan di Hotel Mason Pine Bandung.(Tim Humas DJKN)

0 komentar:

Posting Komentar

Aplikasi SIMAN

Aplikasi SIMAN
Informasi Tentang SIMAN, klik gambar

Informasi Layanan

SIMAK BMN 2011

SIMAK BMN 2011
klik gambar utk download

Berlangganan Berita KPKNL Jember, masukkan email anda


klik utk download layanan unggulan DJKN

Informasi / Pengumuman Lelang

Informasi / Pengumuman Lelang
Klik gambar untuk informasi lelang

Media Kekayaan Negara

Media Kekayaan Negara
klik gambar untuk lihat Media KN 05 GRATIS !!!

Arsip Berita

Opini LKPP

Opini Atas Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga Tahun 2010 dapat diunduh di sini.

Kurs Lengkap klikbca

Indeks Saham BEJ

Berita Olah Raga