Selamat datang di KPKNL Jember, melayani dengan SENYUM, SEnang, NYaman, Unggul dan Memuaskan

Statistik Kunjungan

Hubungi KPKNL Jember

Telp : 0331-428758, 428760
Fax : 0331-428760
Email : kpknljember.djkn@gmail.com / kpknljember.bmn@gmail.com
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Berbagi Informasi

Berbagi Informasi
klik gambar, utk kirim berita

klik untuk menuju Facebook - KPKNL Jember

Pengadaan Barang dan Jasa

Berita Terkini

Berita Ekonomi

Berita Teknologi Informasi

Minggu, 08 Agustus 2010

PostHeaderIcon Kanwil X DJKN Surabaya Mengadakan Rakorda 2010

Kanwil X DJKN Surabaya melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (rakorda) dengan mengusung tema: “Dengan Tertib Administrasi, Tertib Hukum dan Tertib Fisik Barang Milik Negara Tahun 2010, Kita Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)”. Rakorda dilaksanakan pada tanggal 25-27 Juli 2010 bertempat di Helaconia Hall B, Klub Bunga Butik Resort, Batu, Jawa Timur.

Rakorda dihadiri oleh unsur dari Kantor Pusat DJKN yaitu Sekretaris DJKN, Kabag Ortala, Kabag Umum, dan KasubbagUmum Kepegawaian dan dari unsur Kanwil X DJKN Surabaya yaitu Pj. Kakanwil X DJKN Surabaya, Kabag Umum, Kabid HI yang dalam kesempatan ini merangkap sebagai Pjs. Kabid PN, Kabid Lelang, beberapa pejabat eselon IV danpelaksana pada Kanwil X DJKN Surabaya, serta para Kepala KPKNL di Lingkungan Kanwil X DJKN Surabaya yangmasing-masing didampingi dua orang kepala seksi.

Menjelang pembukaan rakorda, Pj. Kakanwil X DJKN Surabaya, Rifki Santoso mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Sekretaris DJKN dan para tamu lainnya, serta kepada panitia atas semua kontribusi kerja panitia dalam mempersiapkan pelaksanaan rakorda ini. Pj. Kakanwil juga menyampaikan supaya Sekretaris DJKN dapat memberikan arahan dan bimbingan bagi semua pegawai di Lingkungan Kanwil X DJKN Surabaya.

Rakorda dibuka secara resmi oleh Sekretaris DJKN yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekretaris DJKN. Dalam sambutannya, Sekretaris DJKN berharap supaya para peserta rakorda mengikuti rapat dengan niat ibadah agar rakorda diberkahi Tuhan dan dapat berjalan lancar serta sukses.

Sekarang DJKN sedang dan tengah berubah. DJKN mempunyai karakteristik tertentu, yaitu:

1. DJKN merupakan distinctive unit karena DJKN mempunyai tugas yang sangat variatif. Belum ada badan / unit yang mengurusi BMN (fixed state asset), seperti aset cina, aset asing; juga mengurusi piutang negara serta melayani lelang.

2. DJKN mempunyai interaksi dengan banyak stakeholder (multi interaksi), mulai dari DPR, K/L, BUMN, dan lainnya.

3. DJKN dalam tugasnya melakukan manajemen stakeholder. DJKN juga mempunyai political cost yang tinggi yang berbeda dengan direktorat jenderal lainnya.

4. DJKN melaksanakan tugas yang memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan dengan direktorat jenderal lainnya. Diharapkan semua unit di Lingkungan DJKN dapat memetakan potensi risiko masing-masing serta melakukan mitigasi risiko sehingga dapat membantu pelaksanakan tugas dengan baik.

Tugas DJKN sekarang semakin berat, beberapa tugas DJKN tersebut, antara lain:

1. DJKN akan melakukan penguatan kualitas informasi laporan keuangan, yaitu kualitas Laporan Keuangan Investasi Pemerintah yang merupakan bagian dari Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (termasuk BUMN dan investasi pemerintah yang ada di badan internasional), yang dilaksanakan dengan Sistem Akuntansi Keuangan Pemerintah.

2. DJKN juga akan melakukan penguatan kualitas Laporan Keuangan K/L agar semua laporan K/L tersebut bernilai wajar tanpa pengecualian (WTP) atau tanpa disclaimer. Jika laporan tersebut disclaimer, maka DJKN juga akan mendapat akibatnya.

3. DJKN akan melakukan penguatan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (merupakan kompilasi Laporan Keuangan K/L dan Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara). Pemerintah menargetkan semua laporan keuangan K/L Tahun 2011 agar mendapat nilai WTP.

Selanjutnya, tugas lain DJKN yang masih harus diselesaikan antara lain:

1. Masih terdapat sekitar Rp11,5 triliun BMN yang belum dibukukan dalam neraca;

2. Masih ada Rp6,3 triliun BMN yang belum dilakukan inventarisasi dan penilaian;

3. Masih terdapat laporan keuangan milik 8 K/L yang disclaimer.

4. DJKN harus menangani penyehatan badan usaha agar selalu sehat dan berlaba;

5. Masih terdapat aset/kekayaan lain-lain termasuk aset ABMA/C, aset KKKS yang menurut penilaian BPK belum wajar karena sistem akuntansinya belum diformulasikan;

6. Mengoptimalkan Piutang Negara, termasuk juga penyerahan Piutang Daerah;

7. Berkaitan dengan lelang, ada hal baru bahwa BPK menemukan 67 + 10 (temuan Itjen) hal yang patut dicurigai sebagai modus operandi negatif (fraud) di bidang lelang;

8. Melaksanakan tugas penilaian, maka DJKN akan memulai kegiatan pemanfaatan BMN pada tahun 2010. Oleh karena itu tugas penilaian harus tetap berjalan sebagai business forecasting yang akan digunakan untuk kepentingan sewa, pemanfaatan kerjasama BMN (BSG, BGS), dengan tujuan pemasukan dana untuk pemerintah.

Untuk melaksanakan tugas-tugas di atas, maka Dirjen Kekayaan Negara memberikan pesan kepada seluruh pegawai di Lingkungan Kanwil X DJKN Surabaya melalui Sekretaris DJKN agar para pegawai mempunyai sense of ownership. Ada 5 unsur dalam sense of ownership, yaitu:

(a) pemilikan integritas yang unggul;

(b) rasa cinta kepada korps;

(c) be professional;

(d) tidak pernah merasa puas dalam arti positif (continuous improvement); dan

(e) selalu mempunyai inisiatif baru.

Pesan Dirjen Kekayaan Negara yang lain yang harus diperhatikan, antara lain:

1. Pastikan good governance berjalan baik, dengan memperhatikan empat unsur yaitu: fairness, disclousure, audited, accountable.

2. Harus taat pada hukum (rule keeping) agar ada kepastian hukum.

3. Penyelesaian tugas harus adil kepada stakeholder, internal stakeholder, dan pegawai.

4. Harus ada kepastian hukum dan bersifat delivery ke bawah / pelaksana.

Menteri Keuangan juga memberikan arahan kepada DJKN, antara lain perlu ditingkatkannya rasa confidentialitydocument (menjaga kerahasiaan dokumen). Dokumen merupakan rahasia negara yang harus dijaga. Selanjutnya DJKN mempunyai dua tugas besar yang baru, yaitu:

1. DJKN harus dapat mencari uang (create money) sebagai penerimaan PNBP, untuk menunjang cash in APBN disamping penerimaan pajak dan penerimaan bea cukai. Hal ini akan dilakukan melalui pemanfaatan BMN, dan lain sebagainya;

2. Fungsi budgeting dikaitkan dengan perencanaan dan pengadaan BMN, maka permintaan BMN setiap K/L agar melalui DJKN. Atau dengan kata lain DJKN akan bertindak sebagai salah satu pihak yang menjaga efisiensi dan efektivitas suatu anggaran.

Selanjutnya diadakan forum tanya jawab lansung antara peserta rakorda dengan Sekretaris DJKN. Dalam forum tersebut terdapat beberapa pertanyaan dari peserta mengenai tugas dan tantangan DJKN saat ini. Beberapa peserta ada yang menyampaikan permohonan penambahan Sumber Daya Manusia (SDM) di masing-masing KPKNL. Sektretaris DJKN mempersilahkan bagi peserta rakorda lainnya yang masih ingin mengajukan pertanyaan lain dapat dibuat dalam bentuk tertulis dan dikirim ke Sekretariat DJKN di Kantor Pusat. Sekretaris DJKN juga berpesan kepada seluruh peserta rakorda agar dapat menjalankan rapat dengan baik untuk menghasilkan keputusan-keputusan yang dapat membawa pengaruh positif pada kinerja Kanwil X DJKN Surabaya. Dengan peningkatan kinerja baik secara kuantitas dan kualitas, maka perwujudan pencapaian kinerja dan Laporan Keuangan DJKN pada tahun 2010 dapat dinilai oleh BPK dengan hasil WTP.

Setelah pengarahan dari Sekretaris DJKN, acara dilanjutkan dengan penyampaian Evaluasi Pencapaian Kinerja Kanwil X DJKN Surabaya dan materi tambahan berupa Penilain Kinerja dan Manajemen Risiko. Pemaparan tersebut disampaikan oleh Kabag Ortala Sekretariat DJKN, Deddy Syarif Usman. Selesai pemaparan dilanjutkan dengan tanya jawab seputar materi yang disampaikan Kabag Ortala.

Acara rakorda dilanjutkan dengan pemaparan Realisasi dan Evaluasi Capaian Kinerja masing-masing KPKNL di Lingkungan Kanwil X DJKN Surabaya. Pemaparan tersebut disampaikan oleh masing-masing Bidang di Kanwil sesuai dengan bidang permasalahan dengan urutan: Bidang Penilaian, Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara, Bidang Kesekretariatan/Umum, Bidang Piutang Negara, Bidang Lelang, dan Bidang Hukum dan Informasi. Pada masing-masing pemaparan bidang disertai dengan tanggapan dan tanya jawab oleh masing-masing KPKNL dan bidang lainnya.

Pada hari terakhir, dilakukan penyelesaian akhir notulen rakorda sekaligus penandatangan notulen/hasil rakorda oleh Pj. Kakanwil X DJKN Surabaya dan para Kepala KPKNL di Lingkungan Kanwil X DJKN Surabaya. Sebelum penutupan dilakukan pembacaan kesimpulan hasil rakorda. Penutupan rakorda dilakukan oleh Kabag Umum Kanwil X DJKN Surabaya yang ditandai dengan pemukulan gong. Semoga dalam Semester II Tahun 2010 Kanwil X DJKN Surabaya beserta KPKNL di lingkungannya dapat meningkatkan capaian kinerja yang positif demi membantu terwujudnya kinerja dan laporan keuangan DJKN dengan hasil penilaian WTP.

sumber : www.djkn.depkeu.go.id

0 komentar:

Posting Komentar

Aplikasi SIMAN

Aplikasi SIMAN
Informasi Tentang SIMAN, klik gambar

Informasi Layanan

SIMAK BMN 2011

SIMAK BMN 2011
klik gambar utk download

Berlangganan Berita KPKNL Jember, masukkan email anda


klik utk download layanan unggulan DJKN

Informasi / Pengumuman Lelang

Informasi / Pengumuman Lelang
Klik gambar untuk informasi lelang

Media Kekayaan Negara

Media Kekayaan Negara
klik gambar untuk lihat Media KN 05 GRATIS !!!

Arsip Berita

Opini LKPP

Opini Atas Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga Tahun 2010 dapat diunduh di sini.

Kurs Lengkap klikbca

Indeks Saham BEJ

Berita Olah Raga